Sunday, December 16, 2018

Belajar Mendengarkan

Di dunia ini, ada manusia yang senang mendengar hanya demi menunggu kesempatan untuk mematahkan pendapat orang lain supaya terlihat pintar. Ada manusia yang senang di perhatikan tanpa tahu caranya memperhatikan. Ada manusia yang senang menghakimi tanpa pernah mau mengerti sudut pandang orang lain. Sekarang kutanaya dirimu, lebih sulit mana menggerakkan otot lidah dan bibir dibandingkan membuka telinga lebar-lebar?Lebih sulit menggerakkan otot lidah dan bibir, kan?Telinga sudah otomatis mendengarkalau tidak ditutupi dengan tangan.Tapi,alangkah lucunya betapa beberapa manusia senang sekali menggurui dibandingkan belajar.padahal,akan ada lebih banyak pelajaran yang kita dapatkan kalau saja kita mau diam sejenak dan mendengarkan orang lain.Dan ketika kita memilih untuk tidak mau lagi belajar,di sanalah kita benar-benar menjadi tua dan kolot.kita tidak lagi berkembang.Sungguh, betapa meruginya seseorang yang merasa serba tahu,srrba bijak,dan tidak mau mendengarkan nasihat orang lain.padahal ilmu pengetahuan bisa didapatkan dari mana pun(aku malah banyak dapat ilmu baru dari rekan-rekan yang lebih muda dariku).
Jadilah sebaik-baiknya penyimak. Dunia yang terus bergerak hanya akan bisa diobservasi setelah kita berhenti membanggakan diri sendiri.Ketika kita mau menurunkan keangkuhan, alam raya adalah guru bagi dahaga pengetahuan.Berdiskusi, tanpa perlu berdebat.Karena, mungkin saja sebenarnya yang orang lain butuhkan darimu adalah menjadi “kawan bicara”, bukan “lawan bicara”.

"Jadilah sebaik baiknya penyimak"
 


Thursday, December 13, 2018

Hijrah, Nikah, Berkah


Benang Merah antara Jodoh dengan Tahajud




Judul Buku  :  Nyambut Jodoh Via Tahajjud, Yuk!
Penulis        :  Ahfa Waid
Penerbit       :  Penerbit DIVA Press
Cetakan       :  Pertama,  September 2014
Tebal           :  204 halaman
ISBN           :  978-602-255-673-2
      Jodoh, rezeki, dan ajal, adalah tiga hal yang sudah ditentukan oleh Allah Swt. Untuk dua perkara yang awal, tentu harus ada usaha untuk menjemputnya. Dengan bahasa yang lincah, cair, dan gaul, buku ini bisa dijadikan panduan bagi remaja yang ingin menyambut atau mempersiapkan diri jelang kedatangan jodoh, bagaimana mengelola rasa cinta sebelum hadirnya sang jodoh, hingga kemudian menata diri setelah pernikahan.

Islam sama sekali nggak melarang kita menyukai seseorang. Hanya saja, Islam memiliki cara sendiri untuk menyikapi perasaan itu.
Dengan status jomblo pun, masih dapat berprestasi dan meningkatkan amal shalih. Justru di tengah masa penantian, produktivitas amal shalih kudu senantiasa ditingkatkan.
Hanya Allah Swt.yang berhak menentukan jodoh hamba-Nya. Tugas manusia adalah berdoa, berikhtiar, dan mencarinya. Allah Swt. Menciptakan pasangan-pasangan kita. Dia telah menuliskan jodoh kita,  termasuk di mana dan kapan kita akan mendapatkannya.
       Ingat! Jodoh itu Amanah.kalau kita udah siap untuk menerima amanah tersebut, Allah pasti akan mengirimkan jodoh kepada kita. Jadi, kita kudu menjaga dan melindunginya.
Nah, tanggung jawab memelihara sesuatu yang dititipkan itulah yang disebut amanah. Lalu amanah itu diwujudkan dalam keluarga yang sakinah, mawadah, dan warahmah.


(Duwi Yuliyana , Bojonegoro , 13 Desember 2018)

Hijrah, Nikah, Berkah

Sunday, December 2, 2018

Kitamendidikweb.blogspot.com

Dalam Al-Qur’an surah Fushilat ayat 53, Allah Swt. Berfirman Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa Sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?”

Dari ayat di atas secara eksplisit dapat kita pahami bahwa Allah Swt. menciptakan alam semesta beserta isinya dan juga manusia sebenarnya untuk menunjukkan keagungan dan kebesaran-Nya. Allah ingin manusia mengenalnya. Akan tetapi, banyak manusia yang masih ingkar dan tak pernah tunduk akan kekuasaan-Nya itu. Ini semua dikarenakan karena mereka belum mengenal Allah Swt dengan iman, hati dan pikiran.




Ada dua jalan utama yang dapat kita tempuh untuk mengenal Allah Swt. Pertama, dengan memperhatikan ayat-ayat Qauliyyah yang termaktub dalam kitab suci Al-Qur’an. Kedua, dengan memperhatikan ayat-ayat Kauniyyah yang terbentang luas di alam semesta ini, bahkan dalam diri kita sendiri.

Ayat Qauliyah

Ayat-ayat qauliyah adalah ayat-ayat yang difirmankan oleh Allah swt. di dalam Al-Qur’an. Ayat-ayat ini menyentuh berbagai aspek, termasuk tentang cara mengenal Allah.


Ayat Kauniyah
Ayat kauniah adalah ayat atau tanda yang wujud di sekeliling yang diciptakan oleh Allah. Ayat-ayat ini adalah dalam bentuk benda, kejadian, peristiwa dan sebagainya yang ada di dalam alam ini. Oleh karena alam ini hanya mampu dilaksanakan oleh Allah dengan segala sistem dan peraturanNya yang unik, maka ia menjadi tanda kehebatan dan keagungan Penciptanya.

Dengan membaca buku ini kita akan semakin tahu, bahwa tak ada sesuatu pun yang sia-sia yang diciptakan Allah Swt. juga, akan menyibak kejahilan yang selama ini masih melekat di dalam diri kita, terutama kejahilan yang berkaitan dengan ayat-ayat Kauniyyah. Buku ini akan membantu kita mendapatkan pencerahan hati dan pikiran, tentunya juga pencerahan iman.

Recomended for : Mahasiswa Calon Guru: Agar pembelajaran Al-Qur'an tak kering akan nilai-nilai keistimewaan, amin.










Kita Bisa

Online Analytical Processing (OLAP) dan Arsitektur OLAP

OLAP adalah akronim dari Online Analytical Processing. OLAP merupakan teknologi database yang telah dioptimalkan untuk query dan pelaporan ...